15 Okt 2019

Mengendalikan Relay

Mengendalikan Relay

Relay pada dasarnya merupakan sebuah saklar mekanik yang dikontrol secara listrik. Didalam relay terdapat lilitan dengan inti besi yang akan berubah menjadi magnet ketika dialiri arus listrik dan menarik tuas saklar sehingga menyebabkan saklar menjadi kontak. Pada latihan ini akan belajar bagaimana cara menontrol relay menggunakan Arduino.

Kebutuhan Komponen:

— 1 x Arduino UNO
— 1 x Relay 5V (SPDT)
— 2 x LED
— 1 x Transistor NPN
— 1 x Dioda 1N4148
— 2 x Resistor 330Ω
— 1 x Resistor 10kΩ
— 1 x Breadboard mini

Komponen yang digunakan pada Shield:

1 x Relay yang terhubung ke D12.


Rangkaian:


Upload sketch:

Buka software Arduino IDE apabila menggunakan PC/Laptop. Jika menggunakan Android dapat membuka aplikasi Bluino Loader yang sudah diinstal dari Google Playstore. Buka sketch Latihan 10 yang sudah diunduh dan disimpan pada folder Examples sebelumnya.

Untuk membuka sketch temukan file di: BluinoLoader > examples > Belajar_Arduino_Dasar > Latihan_10

Cara lain dapat juga upload sketch langsung melalui aplikasi ini ke Arduino melalui USB OTG atau Bluetooth dengan cara menekan ikon upload (tanda panah ke kanan) dibawah.
/* Bluino Starter Shield
   Latihan 10 Mengendalikan Relay

   A relay is a electrically-controlled mechanical switch. It has an
   electro-magnetic coil that either opens or closes a switch.

   Version 1.0 9/2017 MK
*/


const int relayPin = 12;     // This pin drives the transistor (which drives the relay)
const int timeDelay = 1000;  // delay in ms for on and off phases

// You can make timeDelay shorter, but note that relays, being
// mechanical devices, will wear out quickly if you try to drive them too fast.


void setup() {
  pinMode(relayPin, OUTPUT);  // set pin as an output
}


void loop() {
  digitalWrite(relayPin, HIGH);  // turn the relay on
  delay(timeDelay);              // wait for one second
  digitalWrite(relayPin, LOW);   // turn the relay off
  delay(timeDelay);              // wait for one second
}

Catatan kode:

digitalWrite(relayPin, HIGH);
Ketika transistor sebagai switching aktif, akan mengaktifkan lilitan relay dan kontak pada relay terhubung, ini akan menghubungkan pin relay COM dengan NO (Normally Open). Pada latihian ini menggunakan kedua pin ini sebagai saklar LED tapi kamu bisa menggunakan untuk perangkat elektronik lain bertegagngan tinggi (220AC) seperti lampu pijar, motor dll disesuaikan dengan kemampuan relay tersebut.
digitalWrite(relayPin, LOW);
Relay mempunyai pin NC (Normally Close), Pin NC kebalikan dari pin NO yaitu akan terhubung antara pin COM dengan NC ketika kondisi relay mati. Pin-pin kontak pada relay dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan apakah dalam keadaan aktif nyala atau mati. Kedua pin NO dan NC juga dapat digunakan untuk dua peralatan yang nyalanya bergantian.

Apa yang seharusnya kamu lihat:

Kamu seharusnya dapat mendengarkan suara klik ketika kontak relay aktif, dan melihat kedua LED menyala bergantian dengan interval waktu masing-masing 1 detik. Jika tidak terjadi, pastikan kedua LED terangkai benar dengan pin kontak relay dan pastikan sketch sudah masuk kedalam Arduino.




0 comments:

Posting Komentar