9 Okt 2019

06 - Lampu Malam RGB

Lampu Malam RGB

Pada Latihan kali ini akan sama konsepnya dengan latihan sebelumnya bernama lampu otomatis cuma ditambahkan LED RGB dan potensiometer.

LED RGB: bisa dikatakan seperti tiga LED kecil dengan warna berbeda merah, hijau dan biru digabung menjadi satu. Kaki negatif/katoda dari masing-masing warna LED digabung sehingga hanya memiliki 4 kaki. Untuk menyalakan LED ini hubungkan kaki katoda dengan tegangan ground/negatif dan kaki masing-masing warna LED dengan tegangan positif, dan jangan lupa memasang resistor untuk membatasi arus.

Kebutuhan Komponen:

— 1 x Arduino UNO
— 1 x Breadboard
— 1 x Photoresistor
— 1 x Potensiometer
— 1 x LED RGB
— 3 x Resistor 330Ω
— 1 x Resistor 10KΩ
— 11 x Kabel Jumper

Rangkaian:



Perakitan:



Upload sketch:

Untuk mengisikan program ke board Arduino melalui PC/Laptop dapat menggunakan software Arduino IDE.

Apabila kamu tidak mau menggunakan PC/Laptop untuk mengupload sketch/program ke board Arduino, kamu masih bisa menggunakan handphone Android untuk mengisikan program ke Arduino menggunakan aplikasi Bluino Loader, cara uploadnya pun bisa dua cara melalui USB dengan menggunakan adapter OTG atau melalui Bluetooth.

Cara lain dapat juga upload sketch langsung melalui aplikasi ini ke Arduino melalui USB OTG atau Bluetooth dengan cara menekan ikon upload (tanda panah ke kanan) di bawah.
 /*
  06 - Lampu Malam RGB

  Menyalakan dan mematikan sebuah LED RGB berdasarkan intensitas cahaya yang diterima oleh photoresistor.
  Putar potensiometer untuk merubah warna nyala LED.
*/

int photoresistor;          //variabel untuk menyimpan nilai photoresistor
int potentiometer;          //variabel untuk menyimpan nilai potensiometer
int threshold = 700;             //jika photoresistor membaca dibawah nilai ini maka LED akan menyala

//LED RGB dihubungkan dengan tiga pin digital
int RedPin = 9;
int GreenPin = 10;
int BluePin = 11;

int photoPin = A0;       //pin yang terhubung dengan photoresistor
int potPin = A1;       //pin yang terhubung dengan potensiometer


void setup() {
  Serial.begin(115200);           //memulai komunikasi dengan serial monitor

  //set pin digital LED sebagai output
  pinMode(RedPin,OUTPUT);
  pinMode(GreenPin,OUTPUT);
  pinMode(BluePin,OUTPUT);
}

void loop() {
  
  photoresistor = analogRead(photoPin);       //membaca nilai dari photoresistor
  potentiometer = analogRead(potPin);         //membaca nilai dari potensiometer

  Serial.print("Photoresistor value:");
  Serial.print(photoresistor);            //menampilkan nilai photoresistor ke serial monitor
  Serial.print("  Potentiometer value:");
  Serial.println(potentiometer);          //menampilkan nilai photoresistor ke serial monitor
  
  if(photoresistor < threshold){          //jika kondisi gelap (nilai photoresistor dibawah nilai threshold) maka LED menyala
    //jika kondisi gelap maka akan menjalankan fungsi-fungsi warana
    //yang berbeda disesuaikan dengan nilai dari pembacaan potensiometer.
    if(potentiometer > 0 && potentiometer <= 150)
      red();
    if(potentiometer > 150 && potentiometer <= 300)
      orange();
    if(potentiometer > 300 && potentiometer <= 450)
      yellow(); 
    if(potentiometer > 450 && potentiometer <= 600)
      green();
    if(potentiometer > 600 && potentiometer <= 750)
      cyan();
    if(potentiometer > 750 && potentiometer <= 900)
      blue(); 
    if(potentiometer > 900)
      magenta();  
  } 
  else {                                  //jika kondisi terang maka akan mematikan LED
    
    turnOff();                            //memanggil fungsi untuk mematikan LED
  }  
  
  delay(100);                             //jeda untuk membuat penampilan data mudah dibaca
}

void red() {
    //set pin LED dengan nilai untuk membuat nyala LED menjadi merah    
    analogWrite(RedPin, 100);
    analogWrite(GreenPin, 0);
    analogWrite(BluePin, 0);
}

void orange() {
    //set pin LED dengan nilai untuk membuat nyala orange
    analogWrite(RedPin, 100);
    analogWrite(GreenPin, 50);
    analogWrite(BluePin, 0);
}

void yellow() {
    //set pin LED dengan nilai untuk membuat nyala kuning
    analogWrite(RedPin, 100);
    analogWrite(GreenPin, 100);
    analogWrite(BluePin, 0);
}

void green() {
    //set pin LED dengan nilai untuk membuat nyala hijau    
    analogWrite(RedPin, 0);
    analogWrite(GreenPin, 100);
    analogWrite(BluePin, 0);
}

void cyan() {
    //set pin LED dengan nilai untuk membuat nyala cyan    
    analogWrite(RedPin, 0);
    analogWrite(GreenPin, 100);
    analogWrite(BluePin, 100);
}

void blue() {
    //set pin LED dengan nilai untuk membuat nyala biru
    analogWrite(RedPin, 0);
    analogWrite(GreenPin, 0);
    analogWrite(BluePin, 100);
}

void magenta() {
    //set pin LED dengan nilai untuk membuat nyala magenta   
    analogWrite(RedPin, 100);
    analogWrite(GreenPin, 0);
    analogWrite(BluePin, 100);
}

void turnOff() {
    //set semua pin LED ke 0 atau mati
    analogWrite(RedPin, 0);
    analogWrite(GreenPin, 0);
    analogWrite(BluePin, 0);
}

Cara menggunakan:

Sama seperti pada latihan lampu otomatis, apabila kondisi ruangan terang atau sensor photoresistor tidak tertutup maka LED RGB akan mati, tapi apabila kondisi ruangan gelap atau sensor ditutup maka LED RGB akan nyala. Nyala warna LED RGB dapat kamu rubah dengan memutar knob potensiometer.


0 comments:

Posting Komentar